Touring Ziarah ke Goa Maria Purwaningsih, Donomulyo, Malang (JATIM)

15 Jul 2010

tour-de-malang-18

Perjalanan kali ini sungguh melelahkan. Jarak 800km PP ditempuh rekan2 PADUA BIKERS. Perjalanan ini bukan hanya menguras fisik pengendara tp juga motor. Kondisi motor yg tidak prima bakal menyusahkan.

Berangkat diawali dari rumah Bro Rinto di Sambirejo, Sragen, Jumat 9 Juli 2010 jam 19.00 WIB. Tentu saja cari warung nasi goreng untuk pengganjal perut. Menelusuri jalan berkelok-kelok menembus pekatnya malam mengitari lereng gunung Lawu bagian Timur Selatan. Akhirnya tembus kota Ponorogo. Disini istirahat sebentar untuk mengendurkan otot-otot.

Tak terasa waktu sdh menunjukan jam 22.00 WIB, perjalanan dilanjutkan kembali. Kali ini ada sedikit musibah. Ban depan Bro Doni menghajar lobang di jalan. Langsung kempes, pelek palangnya sedikit penyok. Untung ada tambal ban masih buka 100 m dari tempat itu. Kalo lebih 2 kilometer aja dah pasti repot banget. Karena di depan sudah menunggu hutan dengan jalan berkelak kelok turun naik.

Selepas tambal ban, perjalanan dilanjut sampai Trenggalek. Di kota ini, hujan turun cukup deras. Akhirnya rombongan menepi dan tidur di emper toko. Sekitar jam 04.00 WIB perjalanan dilanjut kembali menuju Blitar. Disini waktu sudah menujuk jam 07.00 WIB. Rombongan Padua Bikers sempat mampir di plataran parkir makam Bung KARNO, akhirnya sempat sarapan pecel di Blitar…wah mak nyuss….dijamin.

Perjalanan meninggalkan Blitar dan dilanjut melewati Wlingi…Sumberpucung…Donomulyo menuju pantai Ngliyep…rencana mau mandi batal. Pantainya kurang nyaman, restribusi juga tidak satu pintu, ini membuat PADUA BIKERS tidak dapat menikmati. Cuman 30 menit langsung cabut menuju acara utama yakni Ziarah ke Gua Maria Purwaningsih, DonoMulyo, Malang.

Setelah sedikit tanya kiri-kanan, akhirnya ketemu juga. Gua Maria Purwaningsih ini sungguh indah, jika pengelolaannya profesional. Cuman karena tidak begitu terawat menjadikan Gua Maria ini kurang diminati peziarah. Di Gua Maria Purwaningsih ini, rekan-rekan Padua Bikers berdoa dengan khusyuk, tekun, dan sungguh-sungguh. Tempat ini menyimpan aura mistis yg sangat kuat (menurut pendapat bro Putut sih). Setelah beberapa lama akhirnya rombongan langsung cabut menuju desa Sitiharjo (rumah saudara Bro Rinto).

Sampai di rumah saudara Bro Rinto Sabtu 10 Juli 2010 jam 17.00 sore, Padua Bikers disambut hangat dan menyenangkan. Bro Padua ditempatkan di rumah tersendiri, sebuah rumah kuno termasuk ornamen-ornamennya. Rencana menikmati malam di pantai Sendang Biru batal karena hujan turun. Akhirnya bikin kopi dan ngobrol di dalam rumah tersebut.

Paginya tanpa buang waktu rekan-rekan Padua Bikers langsung prepare menuju pantai Sendang Biru. Wow…..Begitu masuk lokasi…pemandangan indah langsung menyergap mata. Luar biasa…..Pantai dengan laut biru jernih….dan sambutan musik country dan dansa para pengunjung …yes this is THE LOST PARADISE…..ga cuman itu…Bro-Bro Padua Bikers langsung carter perahu menuju pulau Sempu….wahhhh……disini bisa mandi sepuasnya…pantainya putih banget….ga terkira deh (liat aza foto-fotonya)….

Pulang dah sore…gara-gara kapal penjemputnya terlambat. Duh….tapi must show go on lah…..malem-malempun, pulang menuju Sragen. Hebatnya lagi lewat jalur lain…melalui Batu, Malang sambil mampir cari oleh-oleh buat keluarga tercinta…wah ini bener-bener menguras tenaga…jalan turun naik menikung tak henti-hentinya…wow….gelap (gara2 mati lampu PLN).

Akhirnya rombongan kembali tiba di Sragen jam 05.00 WIB. Bisa anda bayangkan? Anehnya rekan-rekan Padua Bikers ga kapok-kapoknya masih ingin turing lagi, tujuan selanjutnya Banyumas……capeeek dehhhhh………

[gallery]


TAGS


-

Author

Follow Me